Donasi Ratusan Juta, Terdistribusi Hanya Puluhan Juta, Ada Apa dengan PC. LAZISNU Kab. Mojokerto?

    Donasi Ratusan Juta, Terdistribusi Hanya Puluhan Juta, Ada Apa dengan PC. LAZISNU Kab. Mojokerto?
    Pemanfaatan Hasil Donasi PC LAZISNU Kab. Mojokerto yang Ditulis Tanpa Rincian

    MOJOKERTO - Bencana alam meletusnya Gunung Semeru di Lumajang menyisakan banyak duka. Hal ini yang menggerakkan masyarakat untuk melakukan donasi besar-besaran atas nama Korban Semeru. PC. LAZISNU Kab. Mojokerto merupakan salah satu lembaga yang dipercaya PCNU untuk mengkoordinir semua donasi dari masyarakat di Kab. Mojokerto, khususnya warga Nadhliyin. Sebagian dari hasil donasi itu dikirim ke PW LAZISNU untuk pembangunan Hunian Sementara warga terdampak, "48 Juta untuk 3 Hunian sementara, " terang Rofii Sekretaris PW LAZISNU Jawa Timur (17/01/22)

    Donasi dilakukan secara terstruktur, mulai dari Ranting, Anak Cabang, Cabang, sampai Wilayah."2, 1 Juta, " terang salah satu Ketua Ranting NU di Kab. Mojokerto yang tidak mau disebut namanya. "Melalui LAZISNU, " jawabnya ketika ditanya lewat jalur mana donasi itu disalurkan. 

    Namun, berdasarkan penelusuran awak media, belum ada informasi pasti terkait jumlah donasi yang diterima PC. LAZISNU Kab. Mojokerto. "Kulo mboten sepinten ningali data (Saya tidak terlalu melihat data, Red), " terang H. Rofi'udin Ketua PC LAZISNU kepada awak media. "Yang tahu persis kayaknya mbak Reni (Bendahara, Red) dan H. Imron (Wakil Ketua, Red), " lanjutnya menjawab pertanyaan jumlah total donasi yang diterima LAZISNU.

    Melalui saluran whatsapp, awak media mencoba menghubungi H. Imron selaku Wakil Ketua PC LAZISNU Kab. Mojokerto. Berdasarkan keterangannya, dana yang sudah disalurkan kisaran 21 Juta. Dengan rincian 11 Juta diserahkan ke Pronojiwo dan 10 Juta untuk akomodasi relawan. Namun, H. Imron tidak memberikan penjelasan terkait rincian 10 Juta yang diberikan kepada relawan.

    Di tempat yang berbeda, keterangan yang diberikan Reni Bendahara PC LAZISNU berbeda dengan keterangan yang diberikan H. Imron. Berdasarkan keterangan Reni, dana yang sudah disalurkan sebesar 37.887.500, Senin (10/01) Sore. Namun awak media tidak mendapatkan informasi rinci dari total pengeluaran tersebut.

    Ketika awak media menanyakan rincian pengeluarannya, Reni berdalih menunggu arahan dari Ketua PC LAZISNU Kab. Mojokerto. "Nggeh, kensek nggih nunggu Pak Rofi dulu (Sebentar, menunggu Pak Rofi terlebih dahulu, Red), " terang Reni Bendahara PC LAZISNU terkait  rincian pengeluaran, Kamis (13/01) Siang. "PAK Rofi masih ndak enak badan (Sakit, Red), " lanjut Reni. 

    Namun, beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 16.48, Reni mengirimkan rincian dan total pengeluaran dana. Data yang diberikan kali ini berbeda dengan data yang diberikan pada tanggal 10 Januari 2022.

    Total pengeluaran berubah dari 37.887.600 menjadi 82.000.000 Juta. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut: 1. Pengiriman ke-1 sebesar 23.000.0002. Pengiriman ke-2 sebesar 3.500.0003. Pengiriman ke-3 sebesar 2.500.0004. Pengiriman 4 sebesar 5.000.0005. Transfer ke PW LAZISNU Jawa Timur untuk pembangunan Hunian Sementara 48.000.000

    Namun, Reni tidak memberikan rincian pengeluaran pengiriman 1 s.d 4 tersebut. Ia hanya memberikan keterangan total penerimaan sebesar 162.818.100. Terkait dana yang baru ditransfer ke PW LAZISNU Jawa Timur, Reni menjelaskan, waktu transfernya, "Kemarin (12 Januari, Red), " Pungkas Reni. (har)

    Mojokerto Jawa Timur
    Hari Prastyo

    Hari Prastyo

    Artikel Sebelumnya

    Tingkatkan Kedisiplinan, MI Badas Terapkan...

    Artikel Berikutnya

    Iptu MK Umam Kasi Humas Polresta Mojokerto...

    Berita terkait

    Jurnalis

    Profle

    Hari Prastyo verified

    Follow Us

    Recommended Posts

    Iptu MK Umam Kasi Humas Polresta Mojokerto Jadi Peserta Publik Speaking
    Donasi Ratusan Juta, Terdistribusi Hanya Puluhan Juta, Ada Apa dengan PC. LAZISNU Kab. Mojokerto?
    Tingkatkan Kedisiplinan, MI Badas Terapkan Finger Print untuk Guru dan Siswa
    Tingkatkan Kedisiplinan, MI Badas Terapkan Finger Print untuk Guru dan Siswa
    Menelaah Gerakan Salafi Progresif